(meski sakit masih bisa tetap senyum6 agustus 2008
pukul 10.00....jenuh menyerang ibu ngambil kapas untuk dipilin untuk kapas cebok kamu...sambil mengusir jenuh...mencoba untuk mencari kesibukan...dan setelah lelah terasa... ibu berdiri dan tiba2 cairan itu merembes keluar,,,,
ibu panik....ini kali pertamanya terjadi pada ibu,...tak ada tempat untuk bertanya...
ibu langsung bergegas ke puskesmas dekat rumah dan setelah bidan memeriksanya...hmmm.,,, belum ada pembukaan dan bidan menyarankan untuk konsultasi ke rumah sakit ke dokter kandungan...
di rumah sakit ibu di usg...untuk melihat keadaan kamu dan ketuban...syukurlah semua baik2 saja...kemudian tahapan berikutnya ibu menjalani ctg....untuk melihat aktifitas gerakan mu,...dokter bilang semuanya baik2 saja kecuali satu hal...tali pusat mu melilit satu kali di leher mu yang mungil...
dokter menyarankan agar ibu mulai di induksi untuk merangsang pembukaan khawatir air ketuban akan habis dan kamu tak akan kehabisan oksigen...dan aktifitas ringan pun akan membuat kamu semakin terlilit tali pusat... untuk duduk pun ibu dilarang!!!!...yang bisa ibu lakukan hanya berbaring menatap langit2 putih kamar bersalin....
3 jam sudah ibu diinduksi...rasa nyeri itu datang berkali2 namun kamu belum juga bereaksi untuk keluar....
semua makin khawatir....tak ada yang bisa dilakukan selain menunggu sambil berdoa.......
12 jam....rasa sakit itu semakin menjadi...dan lagi belum ada tanda2 dari mu untuk bereaksi keluar...”ada apa dengan mu nak???”...ibu membisikan agar kita sama2 berjuang...dosis pun ditambah belum juga ada reaksi...
070808
pukul 08.00 dokter memutuskan untuk meng operasi setelah meliat rekam fisik dan jantung kamu (ctg)....dan oembukaan yang tidak lebih dari satu....
ibu mencoba meminta untuk perpanjangan waktu untuk menghindari operasi...dokter mengabulkan permintaan ibu...
rasa sakit itu semakin menjadi...ibu mencoba meremas apa saja yang bisa di gapai...duh sakitnya makin menjadi2..........berharap keajaiban ada...kamu memberikan reaksi...
pukul 12.00 ternyata apa yang diharapkan tidak menjadi kenyataan...kamu terlampau ”betah” diperut ibu dan tidak memberikan tanda apapun untuk keluar...dokter dan yang lain mulai khawatir...ibu pasrah menghadapi meja operasi...
pukul 13.00 persiapan operasi di mulai....perasaan semakin tak menentu antara takut senang...sebentar lagi melihat wajah mu...takut dan khawatir sesuatu terjadi terhadapmu dan keadaan membuat ibu semakin gelisah saat dokter melarang ayah mu masuk untuk menemani ibu meregang nyawa...sedih tak ada teman berbagi saat berada di meja operasi, tak ada tangan untuk dipegang saat takut menyerang dan rasa sakit yang harus dihadapi saat jarum2 itu menusuk satu persatu bagian tubuh...tangan...lengan...yang paling sakit adalah bius di punggung yang luar biasa sakit dan harus diulang berkali2 karena gagal....duh...hanya bantal yang ada untuk dipeluk dan lengan seorang dokter yang mukanya pun tidak terlihat karena tertutup dengan masker operasi...
pukul 13.10 dr sanny sedang berdoa di samping meja operasi, tempat ibu dibaringkan dan sudah tidak berdaya akibat pengaruh bius...sebuah pemandangan yang meneduhkan dan dapat memberikan sedikit ketenangan ”setidaknya ibu ada ditangan orang yang ingat 4WI” dalam hati ibu.... yang lain sibuk hilir mudik untuk menyiapkan segalanya....lampu dinyalakan tirai diantara perut dipasang...selebihnya hanya terdengar suara mesin pemantau jantung dan ocehan orang dengan bahasa yang ibu tidak mengerti....
detik berlalu....masih mati rasa...tapi bius tidak mampu membuat ibu untuk terlelap tenang...mata ibu mencari celah untuk dapat melihat apa yang mereka lakukan terhadap perut ibu dan terlebihnya apa yang terjadi dengan mu....akhirnya ”cermin kecil” yang terdapat pada lampu operasi dapat membantu ibu melihat sebagian...perut dibelah..dengan sayatan lumayan besar..
pukul 13.45 tangisan itu memecah ruangan operasi...air mata bahagia sesaat melupakan kekhawatiran...kamu hidup, selamat...hanya tangisan itu yang ibu tunggu selama 9 bulan lamanya!!!! Harapan untk segera melihat parasmu semakin membuat ibu bahagia....namun kenyataan beranggapan lain....para perawat itu membawa mu pergi tanpa sempat ibu melihat sekilas wajah mungilmu...

pukul 14.20 ruang pemulihan...terbaring sendiri sesekali melihat perawat lalu lalang dan masih belum bertemu dengan mu...mencoba untuk memanggil salah satu dari mereka dan ibu terlalu lemah untuk memanggil dengan suara lantang!!!....tiba2 ada 3 orang perawat yang menggendong bayi...ibu kumpulkan segenap tenaga untuk memanggil salah satu perawat itu, dan berhasil...kutanyakan apakah bayi itu kamu??? Mereka menjawab bukan....
perasaan khawatir semakin campur aduk...kata mereka kamu sudah dibawa ke ruang perawatan bayi sesaat setelah dibersihkan dan keluar dari ruang operasi...
rasa galau semakin berkecamuk...tak ada satupun yang datang menjemput...menemani..
entah berapa lama terbaring di ruang pemulihan...
setelah sekian lama....akhirnya perawat membawa ibu ke kamar...dengan harapan kamu telah menanti dengan senyum di bibir mungil itu...dan lagi...ibu salah..kamu tak ada...dan perawat mengatakan...besok kita baru boleh bertemu....
ibu membatin...lalu asi mu???siapa yang meberi mu asi...?apakah kamu baik2 saja atau ada sesuatu yang terjadi denganmu sehingga mereka mengulur waktu menunggu keadaan ibu agar stabil...entahlah...semua permintaan dan pertanyaan sia2 belaka tak ada satupun yang membantu....
ada apa dengan kamu???
08 Agustus 2008

pukul 08.00 ibu mencoba turun dari tempat tidur...berusaha sekuat mungkin tampil sehat untuk menyambutmu yang kata perawat akan dibawa siang ini...meski mata kecil mu belum dapat melihat tapi tetap ingin ku berdandan agar terlihat ”cantik” saat menyambutmu...
ketika kereta mungil itu memasuki ruangan ...hanya Tuhan yang tau betapa hati ini berdegup kencang...tak sabar untuk menggendong mu...belahan hatiku.,... sebagian dari diri ibu adalah kamu.............
semakin mendekat dan akhirnya perawat membuka tirai dan mengeluarkan mu dari kereta itu....saat itu juga...pipi yang tembem...hidung yang melebar...mata yang terutup rapat...dan senyum sekilas dari bibir mu yang lebar...waduh ..jauh dari bayangan dan tetap ....ku jatuh hati pada mu!!!!




